Delman Berkuda Tiga ke Tjisoeroepan

Salah satu destinasi wisata Garoet yang doeloe jadi favorit dan banyak dipromosikan adalah kawah Papandajan. Pertanyaannya: transportasi apa yang membawa mereka dari hotel-hotel di kota Garoet ke sana? Untuk menjajal medan jalanan menuju Tjisoeroepan yang mendaki dan berliku, salah satu pilihannya adalah: delman berkuda tiga (driespan rijtuig).

Dalam catatan para pelancong doeloe memang alat transportasi ini banyak diceritakan. Tapi wujudnya seperti apa, barulah jelas dari gambar dalam foto yang diberi keterangan ‘Kinderen bij een driespan rijtuig te Garoet’ (sekitar tahun 1920, sumber: KITLV).

Kinderen bij een driespan rijtuig te Garoet ca1920 KITLV

Delman ini akan mengantarkan para pelancong dari hotel-hotel di Garoet sejak subuh hari dan akan sampai di Tjisoeroepan sekitar pukul 8 pagi. Jadi, para turis sepanjang jalan akan menyaksikan kegiatan penduduk Garoet dari hari masih gelap, dingin dan berkabut, orang-orang berselimut sarung mulai meramaikan jalan, sampai kemudian muncul para petani menuju sawah atau kebun seiring terbitnya matahari di pagi hari.

Sesampai Tjisoeroepan dan sarapan, para turis kemudian akan diberikan pilihan kendaraan untuk menuju kawah Papandajan: menunggang kuda atau ditandu. Silaken toewan dan njonja, pilih jang mana?

[M.S]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s