Foto-foto Kunjungan Soekarno-Hatta Di Garoet Tahun 1947

07 Soetta Garut 1947

Dalam Naratas Garoet ini pernah ditulis tentang kunjungan Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, ke Garoet di Tahun 1951 (lihat Soekarno Disambut Dengan Antusias Di Garoet: Laporan “de Preangerbode” (1951). Ternyata, sebelum itu, tepatnya di tahun 1946, dan 1947 bersama Wakil Presiden Moh. Hatta, Soekarno pernah pula datang dan berpidato di Babancong, Alun-alun Garut.

Kunjungan pertama di akhir November 1946 itu bertujuan untuk menenangkan rakyat pasca pelaksanaan perundingan Linggarjati. Hasil perundingan Linggarjati memang menimbulkan pro dan kontra di dalam negeri. Yang kontra menganggap perjanjian itu memperlemah posisi Indonesia. Poin-poin yang kontroversial mencakup antara lain soal Belanda yang hanya mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera, dan Madura, kemudian soal pembentukan negara Republik Indonesia Serikat (RIS) yang harus tergabung dalam Commonwealth atau persemakmuran, dengan mahkota negeri Belanda sebagai kepala UNI (Uni Nederland-Indonesia).

Dalam majalah Historia pernah diulas buku “Terobosan Sukarno dalam Perundingan Linggarjati” karangan Rushdy Hoesein. Salah satunya mengenai janji Soekarno untuk mensosialisasikan hasil perundingan Linggarjati dan memberikan ketenangan kepada rakyat. Soekarno kemudian mengadakan perjalanan dinas ke sejumlah wilayah di Jawa Barat, salah satunya adalah Garoet. Di Garoet, seperti dikutip Kantor Berita Antara, Soekarno berpidato dalam rapat raksasa, menenangkan kegelisahan rakyat terkait posisi Ratu Belanda sebagai kepala UNI (Uni Nederland-Indonesia). Berkali-kali dia menerangkan, “Ratu Belanda sama sekali tak menyinggung kedaulatan RI. Sebermula sebelum persetujuan tercapai, memang bunyi pasal 8 itu menghendaki supaya Ratu Belanda yang berkuasa. Berkat kegiatan delegasi Indonesia, hal yang mengecewakan itu diubah dengan mendapat persetujuan dari kedua belah pihak.”

Sementara itu, kunjungan di tahun 1947 merupakan respon Pemerintah RI terhadap “Soeria-Nica-Legawa” yang memproklamasikan Negara Pasundan di Bandoeng tanggal 4 Mei 1947 (lihat Riwayat Buram Seorang Oud-Regent van Garoet: “Soeria-Nica-Legawa”). Seperti yang ditulis H. Rosihan Anwar dalam “Negara Pasundan Versi Kartalegawa”, ketika akhir bulan Mei, Presiden Soekarno datang dari Yogya meninjau Jawa Barat ternyata sebagian besar rakyat Sunda menolak Kartalegawa. Bung Karno berpidato di berbagai tempat dalam bahasa Sunda. Rakyat menyambutnya dengan penuh semangat.

Salah satu kota yang dikunjungi Soekarno saat itu adalah Garoet. Bersama Presiden pertama RI itu ikut serta pula Wapres Moh. Hatta, dan Mr. Amir Sjarifoeddin. Koran-koran banyak meliput kunjungan Soekarno ini. Dalam satu berita, dikatakan bahwa Soekarno bertemu dengan ibu Soeria Kartalegawa, yang mengaku kecewa dan tidak setuju dengan aksi anaknya yang memproklamasikan Negara Pasoendan. Soekarno sempat mengutarakan bahwa dia tidak punya dendam terhadap Soeria Kartalegawa atas perbuatannya tersebut. Saat itu, Bupati Garoet adalah R. Kalih Wiraatmadja, yang memimpin kabupaten Garut tahun 1945-1948.

R. Kalih Wiraatmadja, Bupati Garoet 1945-1948 (sumber: garutkab.go.id)

R. Kalih Wiraatmadja, Bupati Garoet 1945-1948 (sumber: garutkab.go.id)

Tanggal berapa tepatnya Soekarno berkunjung di bulan Mei 1947 itu? Nah, saya mendapatkan foto-foto kunjungan Soekarno-Hatta ke Garut yang diberi judul: “Perjalanan Presiden Soekarno dan Moh. Hatta ke Garut (19 April 1947) [gambar]”, hasil jepretan Ipphos tahun 1947, yang merupakan koleksi Perpustakan Nasional RI. Mungkin ada kesalahan penulisan titimangsa, seharusnya 19 Mei 1947? Kalau pun maksudnya tanggal 19 Mei 1947, itu pun harus diartikan pula tanggal 19 Mei 1947 itu adalah mulainya rencana perjalanan Soekarno ke Jawa Barat. Mudah-mudahan nanti terkonfirmasi. Berdasarkan berita-berita di koran saat itu, Soekarno berada di Tasikmalaya pada tanggal 20 Mei 1947, dan berada di Garoet pada tanggal 22 Mei 1947.

Ada 23 foto dalam album itu. Sayangnya, pada masing-masing foto itu tidak dilengkapi keterangan apa-apa. Berikut ini saya tampilkan sebagian foto saja dari album itu:

01 Soetta Garut 1947

05 Soetta Garut 1947

07 Soetta Garut 1947

09 Soetta Garut 1947

12 Soetta Garut 1947

13 Soetta Garut 1947

16 Soetta Garut 1947

21 Soetta Garut 1947

22 Soetta Garut 1947

23 Soetta Garut 1947

[M.S]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s