Peta Wisata Keliling Garoet Doeloe (1922)

Sampai tahun 1930-an, Garoet merupakan salah satu primadona tujuan wisata di masa Hindia Belanda. Tak heran, banyak promosi wisata yang menyebutkan Garoet sebagai destinasi yang layak dikunjungi pelancong Eropa dan Amerika. Salah satunya, Java Vereeniging Toeristenverkeer pernah menerbitkan buku berjudul: Eenige Wandelingen in de Omstreken van Garoet Behoorende bij de Wandelkaart (Some Walks in the Vicinity of Garoet as Shown on the Map of the Garoet and Vicinity) sekitar tahun 1924. Buku yang dilengkapi peta kota Garoet dan sekitarnya itu berisi rute jelajah kota Garoet yang dapat dijangkau dengan jalan kaki. Ada 15 rute yang ditawarkan dalam buku itu (Lihat 15 Route Djeladjah Garoet di Tahoen 1924).

Nah, selain Java Vereeniging Toeristenverkeer itu, ada pula Nederlandsch-Indische Hotelvereeniging yang mempromosikan wisata Garoet ini. Di tahun 1922, Nederlandsch-Indische Hotelvereeniging mempublikasikan sebuah peta wisata yang menunjukkan jalur paket wisata di Garoet dan sekitarnya.

Peta Wisata tur keliling Garoet dan sekitarnya. Ukuran asli peta ini adalah 40,5×41cm. (Judul: Tochten van uit het hotel "Sanatorium Garoet" en van uit het hotel "Villa Paulina" / Nederlandsch-Indische Hotelvereeniging, Tahun: 1922, Sumber: KITLV)

Peta Wisata tur keliling Garoet dan sekitarnya. Ukuran asli peta ini adalah 40,5×41cm. (Judul: Tochten van uit het hotel “Sanatorium Garoet” en van uit het hotel “Villa Paulina” / Nederlandsch-Indische Hotelvereeniging, Tahun: 1922, Sumber: KITLV)

Berbeda dengan Java Vereeniging Toeristenverkeer, karena Nederlandsch-Indische Hotelvereeniging ini merupakan asosiasi hotel, maka paket wisata yang ditawarkan menjadi bagian juga dari promo hotel yang ada di Garoet saat itu. Nederlandsch-Indische Hotelvereeniging menawarkan tur keliling Garoet dan sekitarnya yang dapat dipilih dari Hotel Sanatorium di Ngamplang dan Hotel Villa Pauline di Tjisoeroepan. Makanya, judul petanya: Tochten van uit het hotel “Sanatorium Garoet” en van uit het hotel “Villa Paulina” (Tur dari hotel “Sanatorium Garoet” dan hotel “Villa Paulina”).

Peta Wisata302Peta Wisata301

Pemandangan di salah satu sudut hotel "Sanatorium Garoet". (Judul: Sanatorium Garoet: Tuinaanleg van het Sanatorium, Tahun: sekitar 1915 (?), Sumber: KITLV).

Pemandangan di salah satu sudut hotel “Sanatorium Garoet”. (Judul: Sanatorium Garoet: Tuinaanleg van het Sanatorium, Tahun: sekitar 1915 (?), Sumber: KITLV).

Pintu masuk hotel "Sanatorium Garoet" (Judul: Ingang van het Sanatorium te Garoet, Tahun: 1926, Sumber: KITLV).

Pintu masuk hotel “Sanatorium Garoet” (Judul: Ingang van het Sanatorium te Garoet, Tahun: 1926, Sumber: KITLV).

Pelacong eropa di Hotel Villa Paulina Tjisoeroepan. (Judul: Europeanen in een auto voor hotel Villa Pauline te Tjisoeroepan, ten zuidwesten van Garoet, Tahun: 1900-an, Sumber: KITLV).

Pelancong dari Eropa berpose di depan Hotel Villa Paulina Tjisoeroepan. (Judul: Europeanen in een auto voor hotel Villa Pauline te Tjisoeroepan, ten zuidwesten van Garoet, Tahun: 1900-an, Sumber: KITLV).

Pintu masuk hotel Villa Paulina Tjisoeroepan. (Judul: Inrit naar hotel Villa Pauline te Tjisoeroepan, ten zuidwesten van Garoet, Tahun: 1920, Sumber: KITLV).

Pintu masuk hotel Villa Paulina Tjisoeroepan. (Judul: Inrit naar hotel Villa Pauline te Tjisoeroepan, ten zuidwesten van Garoet, Tahun: 1920, Sumber: KITLV).

Berbeda dengan peta dalam Eenige Wandelingen in de Omstreken van Garoet Behoorende bij de Wandelkaart yang hanya menampilkan kota Garoet dan sekitarnya, peta Tochten van uit het hotel “Sanatorium Garoet” en van uit het hotel “Villa Paulina” ini mencakup wilayah kaboepaten Garoet dan sekitarnya. Demikian pula dengan paket wisata yang ditawarkannya. Selain menunjukkan jalur paket wisata yang dapat dipilih di kaboepaten Garoet, peta Tochten van uit het hotel “Sanatorium Garoet” en van uit het hotel “Villa Paulina” ini juga menunjukkan paket wisata ke Tasikmalaja, dan bahkan sitoe Pandjaloe.

Peta Wisata303Ada 14 paket wisata yang ditawarkan. Dalam peta, masing-masing jalur paket wisata ditunjukkan dengan nomor paket dan anak panah.

1. Tjipanas, Leles, Bagendit

2. Garoet, Tjibatoe, Leles, Tarogong

3. Garoet, Tjibatoe, Leuwigoong, Sitoe Bagendit

4. Garoet, Leles, Leuwigoong, Baloeboer Limbangan, Tjibatoe

5. Mendaki dari Hotel Sanatorium Garoet menuju Moendjoel, kemudian menggunakan kendaraan ke Bajongbong, Samarang, Tarogong

6. Dari Hotel Sanatorium Garoet, melalui Garoet, Tarogong, Samarang, Bajongbong, menuju Tjisoeroepan

7. Dari Hotel Sanatorium Garoet, melalui Garoet, Moendjoel dan Bajongbong, menuju Tjisoeroepan

8. Melalui Tandjong, Mangoen Redja, Singa Parna, Tasikmalaja, Indihiang, dan Panoembangan, menuju Pandjaloe, kembali melalui Tasikmalaja

Peta Wisata3049. Dari Panoembangan, melalui Tji Awi menuju Galoenggoeng, kembali melalui Tji Awi dan Tasikmalaja

10. Dari Hotel Sanatorium Garoet, melalui Tarogong, Samarang, Pasir Wangi, dan Daradjat, menuju Kawah Manoek. Atau, dari Hotel Villa Paulina, melalui Bajongbong, Dangdeur, Pasir Wangi, dan Daradjat, menuju Kawah Manoek

11. Dari Hotel Sanatorium Garoet, melalui Tarogong, Samarang, dan Tji Paraj, menuju Kawah Kamodjang. Atau, dari Hotel Villa Paulina, melalui Bajongbong, Samarang, dan Tji Paraj, menuju Kawah Kamodjang

12. Melalui Garoet dan Bajongbong, menuju Hotel Villa Paulina, terus lanjut melalui Pamegatan, Bandjar Wangi, Deudeul, Waroeng Peuteuj, dan Tandjong, kemudian menuju Hotel Sanatorium Garoet

13. Dari Hotel Villa Paulina menuju Papandajan

14. Dari Hotel Villa Paulina, melalui Tji Kadjang, Pamegatan, dan Tji Sompet, menuju Pameungpeuk

Membayangkan keadaan geografis yang ditempuh, infrastruktur jalan yang ada, serta teknologi otomotif saat itu, paket-paket wisata yang ditawarkan itu tentu bukan perjalanan wisata yang biasa. Mungkin lebih tepat disebut petualangan di alam. Kayaknya layak untuk dipertimbangkan lagi, napak tilas jalur wisata di masa kolonial.

[M.S]

Advertisements

2 thoughts on “Peta Wisata Keliling Garoet Doeloe (1922)

  1. Pingback: Jaman Caddy Golf Pake Kopeah: Ngamplang (1937) | Naratas Garoet

  2. Pingback: ‘Never Say Die’, Iklan Sanatorium Garoet dan Hotel Villa Pauline Tjisoeroepan | Naratas Garoet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s